My Favorite Travel Quotes

"The world is a book and those who do not travel read only one page - St. Augustine", "I have found out that there ain't no surer way to find out whether you like people or hate them than to travel with them - Mark Twain", "If the traveler can not find master or friend to go with him, let him travel alone rather than with a fool for company - Budha", "Traveling is about the journey not the destination - Anonymous", "Traveling brings love and power back to your life - Rumi".

Minggu, 10 Maret 2013

3 KULINER WAJIB DI SOLO

Saya termasuk orang yang ogah rugi kalau lagi traveling. Biasanya semua serba ingin didatangi dan jadwal sudah tersusun padat merayap dari pagi sampai tengah malam. Jadwal teresbut cuma panduan aja buat saya, gak mesti diikuti secara kaku, fleksibel aja kalau ternyata ada tempat yang kurang sreg biasanya dilewatin atau hanya sebentar saja disana. Namun yang pasti, disetiap kali perjalanan saya selalu menyempatkan mencicipi kuliner khas setempat daerah yang saya sambangi. Rugi rasanya kalau tidak mencoba. Terlepas dari nantinya suka atau tidak yang penting sudah mencoba. Nah berikut ini ada 3 kuliner khas Solo yang waaaajjiiib hukumnya untuk anda coba saat berada di kota Solo.

1. Serabi Notosuman
Berbeda dengan serabi pada umumnya yang berbentuk lingkaran, serabi Notosuman berbentuk seperti dadar gulung. Digulung dalam daun pisang membuat serabi ini semakin harum wanginya. Biasanya serabi dijual dalam keadaan masih panas atau hangat. Sekotak serabi ada yang berisi 15 potong dan ada yang 30 potong. Rasa serabi ada 2 macam, yaitu coklat dan kelapa.
 
2. Timlo Sastro
Terletak di dalam pasar Gede Solo, Timlo ini memang wajib anda kunjungi meskipun letaknya terpencil didalam pasar. Kuah timlo yang bening terasa segar dipadu dengan potongan daging dan sosis solo. Porsinya pun pas sekali untuk sarapan pagi. Semangkok timlo dan sepiring nasi siap mengganjal perut anda untuk berkeliling kota Solo sampai siang nanti.
 
3. Nasi Liwet Wongso Lemu
Tempat ini buka sampai malam hari. Nasi dengan campuran sayur labu bersantan dilengkapi ati dan ampela ayam plus selembar kerupuk gendar. Dimakan selagi panas sangat cocok untuk wisata kuliner malam hari. Keunikan warung nasi liwet wongso lemu ini adalah sinden-sinden yang siap menghibur pengunjung selagi menyantap kuliner terasa semakin mengasikan. Duduk lesehan mendengarkan sinden membawakan lagu-lagu daerah sambil menyantap sepincuk nasi liwet wongso lemu membuat saya betah berlama-lama duduk disana.
 
Karena saya cuma punya waktu sehari di Solo, belum banyak referensi tempat makan yang bisa saya berikan. tunggu perjalanan saya berikutnya ke Kota Solo lagi ya. Rencananya saya pengen banget nongkrong malam di pasar ngarsopuro atau wisata kuliner di galabo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar