Air terjun Sri Gethuk/ Slempret |
Dinamai Air Terjun Sri Gethuk atau Sri Ketuk karena menurut kepercayaan masyarakat setempat pada masa lalu, sering terdengar suara gamelan, yang diyakini milik raja jin Slempret yang bernama Angga Mendura. Konon, keberadaan air terjun ini merupakan lokasi pasar jin. Di malam-malam tertentu, masyarakat sering mendengar bunyi-bunyian seperti slompret dari arah air terjun itu. Tapi jika suara itu didekati, suara tersebut akan menghilang. Makanya masyarakat menyebutnya Air Terjun Slempret.
Lokasi menuju air terjun Sri Gethuk cukup unik. Pengunjung harus menyusuri sungai dengan perahu motor. Perjalanan menyusuri sungai serasa berpetualang di alam bebas. Saya jadi teringat film Anaconda menyusuri sungai lebar dengan perahu. Diam-diam saya juga berdoa dalam hati semoga tidak bertemu buaya atau ular ditengah jalan nanti. Perahu sesekali merapat ke salah satu dinding tebing agar pengunjung bisa menikmati keindahan alam sekitarnya. Sejauh mata memandang hanya hijaunya pepohonan. Kombinasi yang asri dengan air sungai yang tenang. Saya sangat menikmati perjalanan menyusuri sungai menuju air terjun Sri Gethuk.
Air terjun Sri Gethuk sendiri terdiri dari tiga buah air terjun meluncur berjejeran dengan batu-batuan besar dibawahnya. Untuk mencapai lokasi persis dibawah air terjun, kita harus menaiki tebing terjal dan licin. Saran saya kalau kesana sebaiknya pakai sepatu yang kets atau sepatu yang tidak licin agar tidak tergelincir.
Selesai menikmati indahnya air terjun Sri Gethuk, saya bergegas menuju gua Rancang Kencana yang memiliki keindahan tebing dengan ketinggian sampai dengan 50 meter. Gerbang masuk menuju gua ditandai dengan 2 buah batu besar dikanan dan kiri. Sekitar 30 meter dari tumpukan batu itu tampak menjulang tinggi sebuah pohon Klumpit (Terminalia Edulis) yang cukup besar dan rindang. Melihat dari bentuk dan besarnya ukuran pohon klumpit dengan bentuk akarnya yang sangat kokoh itu tentu usianya sudah mencapai ratusan tahun. Tepat dibawah pohon barulah tampak lubang yang sangat besar dengan tangga yang sudah disemen untuk masuk dan turun kedalam gua. Rimbunnya tanaman menjadikan lokasi gua Rancang Kencana tampak asri dan sejuk, namum temaramnya sinar matahari yang masuk kedalam gua membuat suasana didalam dan sekitar gua terasa nuansa mistis.
Gua Rancang Kencana |
Didepan gua tampak beberapa anak kecil menyewakan senter untuk masuk kedalam lubang gua. Suasana gua yang auranya bikin bulu kuduk berdiri, membuat saya menolak manis tawaran untuk masuk kedalam lorong gua. Lagipula lorongnya sempit sekali. Saya agak phobia dengan tempat gelap dan sempit (a.k.a takut). Sempat ngobrol-ngobrol dengan bocah-bocah penjaja senter. Duuh mereka masih lugu-lugu bener... gak kenal apa itu facebook! hihihi beda bener sama anak-anak kota yang sudah sampai taraf diculik gara-gara facebookan (lhaa jadi nglantur). Anyway, buat pecinta fotografi, gua ini bagus banget untuk dijadikan lokasi pemotretan. Hasil foto-foto di gua ini terlihat artistik dan natural.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar